Tuesday, 11 August 2015

Karakteristik dan Sistematika Karya Ilmiah Popular

abdulsidik95.blogspot.co.id


Abstrak

Tulisan ilmiah populer biasanya dipublikasikan melalui media massa yang dikonsumsi oleh khalayak umum. Oleh karena itu, tulisan ilmiah populer berbeda dengan tulisan ilmiah untuk jurnal atau pun seminar. Hal ini disebabkan, tulisan ilmiah populer ini dibaca oleh berbagai kalangan dengan beragaman tingkatan baik status sosial maupun pendidikan.

Bagi seorang penulis ilmiah populer yang ingin berbagi hasil informasi, ide, dan pikiran dengan orang lain melalui media massa, maka dalam penulisannya harus memperhatikan rambu-rambu penulisan ilmiah populer yang diberlakukan sebagai gaya selingkung. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan bagi penulis adalah: (1) karakteristik dan (2) sistematika penulisan.
Kata kunci : tulisan ilmiah populer

A. Pendahuluan
Menulis pada hakikatnya adalah upaya mengekspresikan apa yang dilihat, dialami, dirasakan, dan dipikirkan ke dalam bahasa tulisan. Sebagai sebuah proses transfer ilmu dan informasi, semakin hari aktivitas menulis semakin penting untuk ditekuni.

Banyak jenis tulisan yang dapat dinikmati di zaman sekarang. Kecanggihan teknologi mewujudkan kumpulan karya tulis untuk dinikmati dengan mudah dan bentuknyapun semakin berwarna dan beragam. Dari Koran, majalah, jurnal ilmiah, buku-buku fiksi, hingga internet yang secara cuma-cuma mengobral informasi dan ilmu dari dunia maya.

Secara umum karya tulis terbagi kepada dua pembagian besar: fiksi dan non-fiksi. Satu diantara jenis tulisan non-fiksi yang banyak kita temukan adalah karya tulis ilmiah populer. Istilah tulisan ilmiah populer ini muncul karena cara penyajiannnya yang berbeda dengan tulisan ilmiah biasa. Penambahan kata ”populer” ditinjau dari segi kepada siapa tulisan itu ditujukan. Jelasnya tulisan itu ditujukan untuk masyarakat umum. Karena itu bahasanya sederhana dan susunan kalimatnya cenderung dapat dipahami pembaca secara mudah. Untuk jelasnya tulisan berikut akan berbicara seputar jenis tulisan ini secara sederhana.

B. Definisi Tulisan Ilmiah Populer
Untuk memahami jenis tulisan ilmiah populer secara lebih dekat, akan lebih baik bila dilakukan terlebih dahulu pengkajian terhadap pengertian kata: tulisan, ilmiah, dan populer itu sendiri.

1. Pengertian Tulisan.
Tulisan menurut pendapat beberapa ahli, adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan sebuah karya tulis yang disusun berdasarkan tulisan, karangan, dan pernyataan gagasan orang lain. Orang yang menyusun kembali hal-hal yang sudah dikemukakan orang lain itu disebut penulis. Ia bukan pengarang. Sebab ia memang hanya mengkomplikasikan (meringkas dan menggabungkan menjadi satu) berbagai bahan informasi sedemikian rupa sehingga tercipta sebuah cerita baru yang lebih utuh.

2. Pengertian Ilmiah.
Ilmiah berarti bersifat ilmu, atau memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan. Karya ilmiah adalah suatu karya yang memuat dan mengkaji suatu masalah tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan. Artinya, karya ilmiah menggunakan metode ilmiah dalam membahas permasalahan, menyajikan kajiannya dengan bahasa baku dan tata tulis ilmiah, serta menggunakan prinsip-prinsip keilmuan yang lain seperti objektif, logis, empiris (berdasarkan fakta), sistematis, lugas, jelas, dan konsisten. Pada mulanya karya tulis ilmiah adalah tulisan yang didasarkan atas penelitian ilmiah. Namun belakangan mulai berkembang suatu paradigma baru bahwa suatu karya tulis ilmiah tidak harus didasarkan atas penelitaian ilmiah saja, melaikan juga suatu kajian terhadap suatu masalah yang dianalisis oleh ahlinya secara professional.

Contoh dari karya tulis ilmiah seperti definisi di atas adalah makalah (paper), artikel ilmiah, Skripsi, tesis, disertasi, dan lain-lain. Defenisi ilmiah ini sendiri akan mengalami reduksi (pengurangan) makna bila kelak digandengkan dengan kata populer.

3. Pengertian Populer.
Dalam Kamus Bahasa Indonesia disebutkan bahwa Populer berarti dikenal dan disukai orang banyak (umum). Bisa juga berarti sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada umumnya, atau mudah dipahami orang banyak. Istilah popular merujuk kepada penggunaan bahasa yang relatif lebih santai, padat, serta mudah dicerna oleh masyarakat yang pembacanya begitu beragam.

Setelah pemaparan singkat ini, kiranya kita dapat menarik kesimpulan yang komprehensif tentang apa yang dimaksud dengan karya tulis ilmiah populer. Maka karya tulis ilmiah populer adalah karya tulis yang berpegang kepada standar ilmiah, tetapi ditampilkan dengan bahasa umum sehingga mudah dipahami oleh masyarakat awam. Dengan pengertian seperti ini, benar bila dikatakan bahwa ilmiah populer adalah sarana komunikasi antara ilmu dengan masyarakat awam.

C. Karakteristik Tulisan Ilmiah Populer Meliputi:
1. Judul
Judul merupakan hal pertama yang menjadi perhatian pembaca. Karena itu supaya orang tertarik, judul harus mampu menawarkan sesuatu yang istemewa dan menggigit. Buatlah judul yang membuat orang penasaran dan ingin tahu lebih jauh tulisan anda.
Ada beberapa cara supaya judul tulisan berhasil menyedot/menarik perhatian pembaca.
a. Unik, yaitu sesuatu berbeda dari yang lainnya.
b. Sensasional dan bombastis.
c. Kontroversial, yaitu pendapat yang berbeda dengan pandangan umum.
d. Mengandung rahasia.
e. Memberikan jawaban atas persoalan hidup.
f. Mengikuti judul sebelumnya yang booming di pasaran.
g. Memanfaatkan istilah yang lagi ngetrend di masyarakat.

2. Topik Bahasan
Dari segi topik bahasan, tulisan ilmiah populer cenderung membahas permasalahan yang berkaitan dengan masyarakat di sekitarnya. Jika anda sebagai tenaga pendidik, maka cakupan bahasan tertuju pada kegiatan pendidikan. Berbeda dengan karya tulis ilmiah murni yang lebih sering berkutat dalam bidang ilmiah yang jauh dari jangkauan masyarakat awam.
Kecerdasan menentukan topik bahasan akan sangat berpengaruh kepada menarik atau tidaknya hasil karya tulis. Ada beberapa kiat untuk menarik minat pembaca terhadap sebuah tulisan seperti ilmiah populer, di antaranya:
  • Kaitkan dengan kondisi atau issu aktual.
  • Kaitkan dengan aktivitas sehari-hari.
  • Perkenalkan ilmu atau temuan baru sehingga membawa khalayak terpengaruh oleh pemikiran yang terdapat pada tulisan.
  • Bahas permasalahan dengan sudut pandang yang baru atau berbeda dengan bahasan-bahasan topik sejenis.
3. Bahasa
Bentuk sajian tulisan ilmiah berbeda-beda. Isi tulisan yang sama akan mempunyai bentuk sajian berbeda bila disajikan untuk tujuan dan melalui media yang berbeda. Hal ini sesungguhnya terletak pada bahasa penyampaian yang digunakan. Makalah ilmiah dan pertemuan ilmiah tertentu, seringkali mempersyaratkan bentuk sajian tulisan dengan bahasa yang lebih baku dan sangat terikat dengan kaidah bahasa Indonesia resmi. Sedangkan tulisan ilmiah populer yang dimuat di media masa seperti koran, justru meminta tulisan ilmiah dengan bahasa yang lebih luwes, agak longgar, dan komunikatif atau dapat dipahami masyarakat umum.

4. Tulisan
Tidak terlalu banyak kutipan teori, kecuali yang benar-benar penting untuk dikemukakan karena itu menjadi dasar dalam kajian. Tulisan ilmiah populer harus ringkas dan padat sehingga tak ada yang mubazir atau kelebihan yang tak diperlukan. Hal itu berarti perlu kehematan dalam penggunaan bahasa ilmiah Selain itu disampaikan pada ruang terbatas, namun informasi tersampaikan secara efisien dan efektif.

D. Sistematika Penyajian Tulisan Ilmiah Populer.
Sebenarnya kerangka isi atau sistematika penyajian dalam tulisan ilmiah populer disesuaikan dengan persyaratan atau kelaziman dari media masa yang akan mempublikasikan tulisan tersebut. Namun untuk memudahkan pemahaman bagi para penulis pemula, pada bagian ini dipaparkan bagaimana cara menulis ilmiah populer secara sederhana.
Adapun cara penyajiannya meliputi; (1) Pendahuluan, (2) Inti atau Isi, dan (3) Penutup.
1. Pendahuluan
Bagian ini menguraikan hal yang dapat menarik perhatian pembaca dan memberikan acuan terhadap permasalahan yang dibahas, misalnya menonjolkan hal-hal kontroversial atau belum tuntas dalam permbahasan permasalahan terkait dalam artikel-artikel atau naskah lain yang telah dipublikasikan.

2. Inti atau Isi
Isi bagian ini sangat bervariasi, berisi kupasan, analisis, argumentasi, komparasi, keputusan, dan pendirian atau sikap penulis mengenai masalah yang dibicarakan. Kupasan yang argumentatif, analitik, dan kritis serta sistematika yang runtut dan logis serta berciri komparatif dan menjauhi sifat tertutup dan instruktif. Isi bagian ini jangan terlalu panjang dan menjadi bersifat enumeratif seperti halnya diktat atau laporan.
3. Penutup
Penutup biasanya berisi tentang kesimpulan atau penegasan penulis atas masalah yang dibahas pada bagian sebelumnya atau menampilkan segala yang telah dibahas terdahulu secara ringkas.
Tulisan ilmiah yang tersaji dengan menggunakan bahasa dan forum yang lebih populer disebut dengan tulisan ilmiah populer, seperti tulisan yang dimuat di surat kabar.

Perlu ditekankan bahwa sebagai sebuah titian yang menjembatani dunia ilmiah dengan masyarakat umum, tulisan ilmiah populer memiliki peran penting dalam misi pencerdasan kehidupan umat. Standar kecanggihan sebuah tulisan ilmiah populer tidaklah terletak pada bahasa ilmiah yang membingungkan. Justeru ia menemukan nilainya di pemilihan bahasa yang mampu dicerna orang banyak. Di situlah ia menemukan hakikat populer yang melekat di ujung namanya.

Sekian postingan tentang Karakteristik dan Sistematika Karya Ilmiah Popular.
Semoga bermanfaat dan selamat berkarya.

SHARE THIS

Author:

Kesuksesan itu hanya omong kosong agar anda mempercayainya. Kesuksesan yang sesungguhnya adalah ketika anda gagal dan bangkit lagi. (Abdul Sidik)

0 comments:

Sebelum berkomentar harap baca terlebih dahulu Persyaratan Layanan Blog Abdul Sidik (BAS).
Terima Kasih Anda telah berkomentar.